Halaman

Terima kasih Jadi Kawan Blogger Saya

Isnin, 2 Ogos 2010

Periok Kera, Semut Dan Lebah

"Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepadanya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana."
(QS. Al-Hasyr, 59:24)


Periok Kera Dan Semut




Di dalam kantung tumbuhan ‘periok kera’ (Nepenthes bicalcarata), kita selalu lihat ada koloni semut yang hidup di situ. Walaupun ia merupakan perangkap kepada serangga yang menghinggapinya namun semut bebas bergerak dan mengambil sisa-sisa serangga dan bahan makanan lainnya dari tumbuhan ini.

Mereka saling memerlukan walaupun kemungkinan semut akan dimakan oleh periok kera. Semut boleh membuat sarang dalam periok kera dan akan mendapat makanan dari sisa-sisa serangga yang telah disarin oleh periok kera.. Sebagai balasannya, semut melindungi periok kera dari musuhnya.


Kekayaan Allah semut boleh lolos
dalam periok kera dan tumbuhan perangkap
ini mempedulikan kehadiran semut


Begitulah hubungan kehidupan antara tumbuhan dan semut yang telah diatur oleh Allah. Bentuk anatomi dan fisiologi semut dan tumbuhan inangnya telah dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan hubungan timbal balik antara keduanya.

Lebah Madu


Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia," kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl, 16:68-69)



Lebah menjalankan banyak tugas untuk menghasilkan madu. Jadual kerja mereka sangat luar biasa.

Pengaturan kelembapan dan pertukaran udara

Untuk mendapat madu yang baik dan tahan lama kelembapan sarang harus berada pada tahap-tahap tertentu. Pada kelembapan di atas atau di bawah tahap yang ditentukan, madu akan rosak serta kehilangan keawetan dan gizinya. Suhu sarang haruslah 35 darjah celcius selama sepuluh bulan pada tahun tersebut. Untuk menjaga suhu dan kelembapan sarang ini pada tahap tertentu, ada kelompok khusus yang bertugas menjaga pertukaran udara.

Jika hari panas, lebah akan mengatur pertukaran udara di dalam sarang. Jalan masuk sarang dipenuhi lebah. Sambil menempel pada kayu, mereka mengipasi sarang dengan sayap. Dalam sarang yang baku, udara yang masuk dari satu sisi terdorong keluar pada sisi yang lain. Lebah pengatur pertukaran udara yang lain bekerja di dalam sarang, mendorong udara ke semua sudut sarang. Pertukaran udara ini manfaatnya adalah untuk melindungi sarang dari asap dan pencemaran udara.

Penataan kesehatan

Keupayaan lebah untuk menjaga mutu madu tidak terbatas hanya pada pengaturan kelembapan dan panas sahaja. Malah di dalam sarang juga terdapat jaringan pemeliharaan kesihatan yang sempurna untuk mengendalikan segala kemungkin yang berlaku sesuatu perkara yang boleh menimbulkan berkembangnya bakteria. Tujuan utama penataan ini adalah menghilangkan benda-benda yang mungkin menimbulkan bakteria. Prinsipnya adalah mencegah benda-benda asing dari memasuki sarang. Untuk itu, dua penjaga selalu ditempatkan pada pintu sarang. Jika suatu benda asing atau serangga memasuki sarang walau sudah ada tindakan pencegahan ini, semua lebah bertindak untuk mengusirnya dari sarang.


Kehidupan lebah di dalam sarang serta pembuatan
madu oleh mereka sangatlah menakjubkan.
Lebah melakukan banyak "pekerjaan" dan mereka
berhasil melakukannya dengan baik melalui pengaturan
(pengorganisasian) yang luar biasa.


Untuk benda asing yang lebih besar yang tidak dapat dibuang dari sarang, digunakan cara pertahanan lain. Lebah membalsam (embalm) benda asing tersebut. Mereka menghasilkan suatu zat yang disebut "propolis" (yakni, getah lebah) untuk pembalsaman. Propolis mencegah apa pun bakteria yang hidup di dalamnya. Ini menjadikan propolis sebagai zat terbaik untuk pembalsaman.

5 ulasan:

sahromnasrudin berkata...

salam..entri kak senantiasa membuat semua pembaca memikirkan sesuatu..tahniah dan keep it up kak...sesuatu perkara itu mmg telah dicipta yang terbaik oleh Allah SWT

Abd Razak berkata...

Salam Kak Ani..

Moga kakak sihat hendaknya..:)

Kalau di sini periuk kera tu orang ambik untuk buat pulut di dalamnya, kiranya macam pembalut..

Kebiasaannya saya minum madu ni waktu pagi, ambil 2 sudu dan bancuh dgn air panas..

Kunang-Kunang berkata...

Waalaikumussalam Shahrom,

Kesudian Sahrom membaca N3 kak ani ni pun akak dah rasa gembira. Mana yang tahu ingin dikongsi bersama.

Kunang-Kunang berkata...

Waalaikumussalam Abd Razak,

Kak ani Alhamdulilah sihat. Penyakit biasa jerlah.

Madu memang bagus. Cuma untuk memastikan dapat yang asli tu susah sekarang ni sebab susah nak cari penjual yang jujur dengan kita.

penjejak maya berkata...

salam,

itu semua lambang keagungan ciptaan Tuhan..